Friday, February 8, 2008

HobiBaru


Akhir-akhir ini aku punya kebiasaan yang cukup aneh. Sekarang aku senang sekali berburu restoran yang menyediakan servis delivery. Seperti sore ini misalnya, aku menyusuri sepanjang pertokoan terdekat untuk mengumpulkan daftar menu delivery.

Hal ini terjadi semenjak aku pindah kos. Kosku yang baru ini jauh dari tempat makan, sehingga kadang aku tidak makan karena malas untuk keluar. Jadilah aku mulai mengumpulakan daftar restoran delivery. Namun sayangnya hampir semua restoran itu mempersyaratkan minimum order yang cukup membuat pening. Bagaimana tidak? Karena aku sebenarnya hanya butuh satu porsi, tapi minimum harus pesan 2 porsi. Yang pasti dengan keterbatasan kapasitas perutku ini, aku tak mungkin menghabiskan 2 porsi. Jadilah aku memesan 2 porsi untuk dua kali makan
Dan jadilah makan yang kedua kurang nikmat karena sudah dingin. Tapi a pa mau dikata? Dari pada tidak makan?

Monday, February 4, 2008

Ding_2

Lagi berasa aneh....
Gak tahu kenapa akhir-akhir ini suka mikir macem2 (bukan-bukan pikiran seperti yang kalian bayangkan :p
Tapi lebih memikirkan tentang esensi hidup..
Apa yang penting dan gak penting
Apa yang harus dan gak harus
Apa yang aku inginkan ato nggak aku inginkan
Jalan apa yang akan kutempuh dan apa-apa yang lain

Yang pasti dah sebulan ini aku kerasukan
Dah gak kehitung buku yang kubaca
Kayaknya aku kerasukan setan yang hobinya baca buku
Aneh-aneh lagi buku yang kubaca
Mulai dari novel ampe self help. Even aku baca buku tentang Linux
Aku ha ha ha????
Aku sepertinya sedang mengalami proses pencarian jati diri akut

Sunday, February 3, 2008

Do I supposed to be sad?


Untuk teman-teman baikku atau teman kuliahku
Dia bukanlah orang lain
Orang inilah yang sempat mengisi hari-hari awal masa kuliahku

Orang ini juga yang sempat mengetuk pintu hatiku
Dan sempat kuizinkan untuk memasukinya
Orang ini pulalah yang pernah mematahkannya
Orang inilah yang membuatku terus bertanya apakah kesalahanku waktu itu?

Terakhir kali aku bertemu dengannya
Dia berkata : "aku akan mengabarimu jika aku menikah"

Hari ini dia menikah
Dan aku tahu kabar itu dari temanku

You go your way and I go mine
Live your life and live mine

Memories are still memories

Disappointment



Aku punya banyak teman, terutama temen cewek. Sejak dulu, kebiasaanku adalah menginap bersama temanku. Biasanya mereka menginap di tempatku – aku memang tidak terbiasa menginap di tempat orang lain. Saking hobinya melakukan acara menginap ini, aku pernah menginap bersama 6 orang teman seangkatanku di kamar kosku dulu waktu kuliah.

Hal tersebut berlanjut hingga sekarang, aku dengan semangat akan mengundang salah satu teman cewekku untuk menginap. Makanya sebelum pindah kos aku biasanya menanyakan satu pertanyaan penting. Boleh gak aku membawa temen cewek buat nginep di kos? Dan pertanyaan itu pula yang kutanyakan ke penjaga kos baruku. Saat itu dia mengatakan tidak apa-apa asalkan cewek.

Hari ini salah satu teman kantorku yang biasa menginap di kos lamaku mengatakan ingin menginap. Tanpa berpikir macam-macam aku mengiyakan. Dia termasuk salah satu teman dekatku di kantor. Dia pulang pergi ke rumahnya di Jakarta setiap hari. Jadi aku tahu dia pasti sangat capek dan kaang bosan dengan perjalanan komuternya.

Saat tiba di kos, ibu penjaga kos kebetulan sedang duduk di ruang depan. Aku langsung bilang padanya bahwa temanku ingin menginap. Tanggapan si ibu membuatku kaget dan juga sangat kecewa. Dia terdiam cukup lama dengan pandangan yang sangat gak enak, kemudian mengatakan “Tapi cuma boleh satu malam ya, kalau dua malam tidak boleh”.

Sampai di kamarku, temanku menanyakan kenapa si Ibu bersikap seperti itu. Aku bilang aja kalau dulu aku dah buat komitmen ama dia dan dia bilang OK, jadi aku minta temanku untuk tidak khawatir. Namun jelas terlihat ke-BT-an di wajahnya dan wajahku.

Esok harinya, Jakarta dinyatakan banjir dan ibu temanku itu menyarankannya untuk tidak pulang dulu karena rumahnya sudah kebanjiran. Saat dia bercerita padaku dan kebingungan mencari tempat menginap aku jadi sedih, karena aku tahu tidak bisa menawarkan bantuan tempat menginap padanya. I really hate that situation..

WanitaBaja

Dua tahun lalu, saat aku berkenalan dengan-nya aku merasa takut. Dia dan reputasinya adalah legenda…

Wanita ini adalah manager salah satu department di perusahaan tempatku bekerja. Dia berumur sekitar 34-an tahun, bertubuh mungil dengan penampilan elegan dan sopan. Tahun itu dia baru saja menikah. Setiap berada satu ruangan meeting dengan ibu tersebut biasanya suasana akan berasa lain. Wanita ini adalah wanita yang sangat tough, smart, independent, dan mandiri.

Dia sudah bekerja di perusahaan ini selama 13 tahun dan sangat dihormati. Dari cerita yang kudengar dia dangat berdedikasi, dia sering sekali pulang malam-hampir setiap hari malah-fenomena yang sangat jarang ditemui di sini. Karirnya menanjak dengan cepat dan sukses, dengan grade yang sangat tinggi. Bahkan dia adalah manager untuk area South East Asia- prestasi yang diakui oleh semua orang.

Bila berargumentasi dengannya, maka orang akan selalu ingat dengan mulut tajamnya, juga dengan pemikiran-pemikiran tajam namun cerdasnya.


Seminggu yang lalu aku mendengar kabar itu. Si ibu ternyata telah “kalah”.

Tahun ini perusahaan tempatku bekerja mengakuisisi sebuah raksasa biscuit dari Eropa, dan sayangnya untuk setiap posisi tingkat atas hanya satu yang boleh dipertahankan. Dan si Ibu ternyata “kalah”, dia “kalah” dari manager perusahaan tersebut. Entah dengan tipe assessment seperti apa.

Hari itu, saat si Ibu mengabarkan berita tersebut ke anggota department-nya. Dia berkata “ Mungkin inilah yang terbaik, setelah 2 tahun, saya akhirnya bisa berkumpul dengan suami saya…” terlihat jelas tetesan air mata di wajahnya. Dia telah 2 tahun menikah namun hanya 4 kali bertemu dengan suaminya, karena suaminya bermukim di Australia.

Mungkin… saat menikah dulu, saat dia harus memilih, dia lebih memilih karirnya yang sedang cemerlang. Namun ternyata, sekarang pilihannya membawanya kepada pilihan lain yang InsyaAllah lebih baik… Amin…

Selamat jalan Ibu..

Although I’m not really know you and so do you

But I always admire you

I believe that this is what’s best for you

And with your attitude and capability, I’m sure you will be success in every part of your life…